Acara yang dihadiri sejumlah tokoh internal PKS tanah Sunda ini antara lain Ustadz Ajid Muslim Lc sebagai tuan rumah dan ketua DPD Kabupaten Bogor, Ustadz Tate Qomarudin Lc selaku ketua DPW PKS Jawa Barat, beberapa Anggota Dewan PKS, hadir pula Bapak Adang yang mewakili Bupati Bogor, Kapolsek Ciawi dan tokoh Partai Bulan Bintang.
Halal bi Halal yang bertema "Menjalin Silaturahim, Menguatkan Konsolidasi, Menambah Prestasi" ini menjadi istimewa karena ribuan Kader PKS bisa bertatap muka lebih dekat dengan Presiden Partai yang baru.
Shohibul Iman dalam pidatonya menyampaikan empat fungsi partai politik agar mendapat legitimasi yang tinggi dari masyarakat, antara lain:
1. Alat agregasi ideologi. Parpol pasti membawa kepentingan ideologi. Mustahil parpol hadir tanpa ideologi.
2. Melakukan pendidikan politik bagi seluruh masyarakat, bukan hanya untuk kader dan simpatisan. Parpol yg tidak melakukan pendidikan politik ibarat macan ompong.
1. Alat agregasi ideologi. Parpol pasti membawa kepentingan ideologi. Mustahil parpol hadir tanpa ideologi.
2. Melakukan pendidikan politik bagi seluruh masyarakat, bukan hanya untuk kader dan simpatisan. Parpol yg tidak melakukan pendidikan politik ibarat macan ompong.
3. Melakukan advokasi atau memperjuangkan kepentingan masyarakat.
4. Parpol menjadi kawah chandradimuka bagi lahirnya calon peminpin bangsa baik di tingkat propinsi hingga desa.
4. Parpol menjadi kawah chandradimuka bagi lahirnya calon peminpin bangsa baik di tingkat propinsi hingga desa.
Bila ke-4 fungsi parpol tersebut dijalankan, legitimasi parpol semakin tinggi. Masyarakat akan berbondong memilih parpol tsb.
Untuk menerapkan fungsi parpol di atas, Presiden PKS menghimbau kadernya untuk melakukan empat hal, yaitu:
1. Mari kokohkan bahwa kita partai kader. Di awal partai kita dicemooh masyarakat, "Mana ada partai dakwah?". "Bagaimana dakwah dan politik bisa digabung?". Alhamdulillah PKS berhasil membuat literatur partai dakwah sebagai partai politik.
1. Mari kokohkan bahwa kita partai kader. Di awal partai kita dicemooh masyarakat, "Mana ada partai dakwah?". "Bagaimana dakwah dan politik bisa digabung?". Alhamdulillah PKS berhasil membuat literatur partai dakwah sebagai partai politik.
2. Kita harus membangun kebersamaan. Kebersamaan antara qiyadah dan kader tidak boleh ada jarak.
Kebersamaan antara pemimpin bangsa dengan seluruh komponen masyarakat. Sebuah jargon,
Kami lahir dari bangsa ini, Kami bagian dari mereka (masyarakat), Bersama mereka kami membangun.
Kebersamaan antara pemimpin bangsa dengan seluruh komponen masyarakat. Sebuah jargon,
Kami lahir dari bangsa ini, Kami bagian dari mereka (masyarakat), Bersama mereka kami membangun.
3. Mari kita bangun gerakan kultural. Banyak orang tidak mau bergerak di bidang politik. Di sinilah kekhasan PKS dalam berpartai. Selain gerakan politik, PKS membangun pula gerakan budaya.
4. Kita harus melakukan perbaikan-perbaikan dalam pengelolaan partai dakwah ini sehingga lebih profesional.
Kita harus banyak istighfar, orang menyangka kita memiliki kemampuan di atas mereka. Masyarakat mempunyai ekspektasi terhadap PKS tinggi. China dan Rusia dalam calon kepemimpinan sudah terlihat sekali siapa yang akan menjadi Perdana Menteri berikutnya, menteri berikutnya, dan seterusnya karena sudah terlihat profesionalisme mereka.


Kita harus banyak istighfar, orang menyangka kita memiliki kemampuan di atas mereka. Masyarakat mempunyai ekspektasi terhadap PKS tinggi. China dan Rusia dalam calon kepemimpinan sudah terlihat sekali siapa yang akan menjadi Perdana Menteri berikutnya, menteri berikutnya, dan seterusnya karena sudah terlihat profesionalisme mereka.










