وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ





Liputan KP3RD: DPRa Ciangsana (Part 1) MAK KETAN,  YANG SUDAH TIDAK BISA JUALAN LAGI

Jam menunjukkan pukul 09.40 wib. Bismillah demi mensukseskan program ketuk pintu  DPC Gunungputri,  kususuri jalan setapak menuju kampung Cikeas Ilir di Dusun 2 Ciangsana. 

Maksud hati ingin mengetuk sebuah rumah yg dinilai layak untuk menjadi sasaran program ketuk pintu ini (nama ini sudah direkomendasikan oleh pak Kadus sebelumnya).

Mak ketan, panggilan akrab yang diberikan kepada janda berumur 67 tahun ini. Yaa,  krn mak ini sebelum sakit jualan ketan dan gorengan keliling komplek sehabis subuh. Biasanya habis subuh jualan dan pulang jam 8 pagi. Dan saya termasuk yang berlangganan sama mak ketan ini. Selama ini taunya ngga pernah jualan karena dilarang anaknya karena udah tua,  ternyata alasannya ngga jualan karena sakit.

Sampai dirumah mak Ketan (dan saya lupa menanyakan siapa nama aslinya) ku jabat tangan mak ketan yg sedang tiduran diteras rumah  anaknya dan menyapanya. Mengalirlah cerita dari beliau,, Bahwa sudah beberapa bulan ini beliau ngga jualan karena sakit darah tinggi. Tensinya mencapai 185 an. Dan tangan serta kakinya sudah tidak kuat lagi. Kaki  tidak kuat jalan jauh, tangan tidak kuat mengangkat yang berat2 (termasuk ngga kuat mengangkat  beras 5 kg dr DPC). Makanya aktifitas yang bisa dilakukan juga terbatas.

Hmm, rupanya anaknya yang nyamperin kami diteras nyalahin si emak yang bandel. Pantangan2 yang seharusnya dihindari masih tetep aja di konsumsi. Kopi udah diumpetin sama anaknya,  si emak masih minta tolong cucunya untuk membelikan dan menyeduh sendiri.

Disitulah akhirnya saya coba memberikan masukan ke mak untuk nurut,  pantangan2 untuk hipertensi jangan dilanggar biar semakin sehat.

Dengan penuh keharuan mak ketan menerima 1 kantong beras. Beliau mengucapkan terima kasih atas perhatiannya dari PKS. Dan mengalirlah do'a-doa indah dari beliau,,, Istajibu du'anha yaa Rabb. Aamiin.

Kututup silaturahim dengan salam ta'dzim dan foto bareng emak ketan.
@ Een/ 23-10-2015