![]() |
| Tari Saman persembahan pembuka dari Klub Tari Remaja Bogor |
GNP NEWS - Bojong Kulur. Keluarga adalah pondasi bagi ketahanan bangsa
dan negara. Pembangunan berwawasan keluarga jangan sesekali
dikesampingkan, karena turut menjembatani lahirnya sumber daya manusia yang
berkualitas. Keberadaan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) dalam
format struktur Partai Keadilan Sejahtera menjadi penanda kuatnya itikad Partai
Dakwah ini sebagai elemen bangsa yang ikut berkontribusi dalam pembangunan
berbasis pemberdayaan keluarga. Karena dari sanalah muncul
keluarga kokoh yang melahirkan generasi tangguh. Inilah yang melatarbelakangi
tema peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional kali ini Generasi
Tangguh dimulai dari Keluarga yang Kokoh. Kokoh dalam prinsip, kokoh dalam
keimanan, dan kokoh dalam kehidupan sosial masyarakat. Begitulah inti sambutan
Ketua BPKK DPP PKS Hj. Wirianingsih, M.Si saat membuka secara resmi acara
tersebut pada hari Ahad, 6 Agustus 2017 di lapangan Kantor DPD PKS Kabupaten
Bogor.
![]() |
| Presiden PKS Launching Program Jumat Berkah |
Menyusul kemudian Dr. Netty Prasetiyani dengan pesannya yang
menggugah. “Anak bukanlah
beban tapi masa depan. Anak bukanlah masalah tapi amanah. Kita hadirkan
perlindungan bagi anak utamanya di Jabar dari eksploitasi dan diskriminasi.
Sehingga Rumah Keluarga Indonesia (RKI) bisa menjadi
rujukan untuk mengelola keluarga berkualitas, serta berkomitmen membangun kejayaan
bangsa melalui ketahanan keluarga,” imbuh beliau.
Bupati Kabupaten Bogor yang juga seorang perempuan, Ibu Nurhayati menyatakan, dari
5,4 juta jiwa jumlah penduduk Kabupaten
Bogor 2,1 juta jiwanya adalah anak usia
1-18 tahun yang rentan menjadi sasaran kekerasan fisik, seks, dan narkoba.
Untuk itulah setiap agenda Kamis Keliling beliau bersilaturahim ke majelis taklim untuk sekaligus
menitipkan anak-anak kita, karena lembaga ibu adalah lembaga pendidikan yang utama,
tak akan tergantikan.
![]() |
| Trio Brothers |
Suasana di
panggung makin meriah saat sesekali diselingi dengan pembacaan doorprize. Semarak
rangkaian lomba antar keluarga dan antar RKI pun secara paralel terus bergulir. Termasuk keluarga kader dan RKI DPC PKS Gunungputri yang bersemangat dalam mengikuti aneka lomba. (baca juga: http://www.pksgunungputri.org/2017/08/semarak-hari-keluarga-nasional-dan-hari.html )
Penampilan Trio Brothers, tiga munsyid cilik bersaudara Fajar, Sabil dan Rakha dari Karawang, menambah khidmat acara saat mengalunkan nasyid semua tingkatan generasi dalam sebuah keluarga. Dari nasyid Ibu, Thola Al Badru,
Kami Pasti Kembali, Palestina, sampai Kun
Anta mendapat sambutan meriah dari para tamu. Cita-cita mulia mereka adalah
ingin menghadirkan hiburan ramah anak di Indonesia. Semoga bisa segera terwujud.
Dalam kesempatan ini pula, Presiden PKS Dr. Mohamad Sohibul Iman
meresmikan program Jum'at Berkah yang digagas oleh BPKK DPP PKS. Beliau
menyampaikan, program Jum'at Berkah merupakan salah satu bentuk khidmat PKS
melalui RKI kepada masyarakat Indonesia. "Ditengah negeri yang makmur ini
jangan sampai ada anak-anak yang kelaparan dan putus sekolah. Dibutuhkan
kesadaran bagi kita semua agar kita memberikan khidmat yang nyata kepada
masyarakat," tambah beliau.
![]() |
| Tokoh Inspiratif mewakili birokrat dan LSM |
Tak hanya itu, acara dilanjutkan dengan
memberikan apresiasi kepada para tokoh inspiratif. Mereka antara lain Bapak Lukman Hakim sebagai Kepala Desa Inspiratif yang mewakili para birokrat. Salimah sebagai organisasi yang sejak tahun 2000 aktif pada kegiatan penguatan ekonomi
keluarga, Masyarakat Tolak Pornografi (MTP), dan
Aliasi Cinta Keluarga (Aila) yang
bergerak pada advokasi masalah anak dan keluarga.
![]() |
| Apresiasi kepada Tokoh Muda Inspiratif |
Apresiasi kepada Tokoh Muda Inspiratif diberikan kepada, pertama, Muhammad Luthfi Nurfakhri, penemu Digital Leaf
Color Chart yang meraih posisi ke-3 kategori
Grand Award bidang Electrical Engineering di ajang International Science
Engineering Fair 2012 di Pittsburgh, Amerika Serikat. Fakhri juga anggota muda delegasi Asia Pasifik yang mewakili Indonesia. (http://www.esqlife.com/article/muhammad-luthfi-nur-fakhri-juara-dunia-pembuat-alat-deteksi-kebutuhan-pupuk/) Kedua, Muhammad Syaihul
Basyir, hafizh sekaligus trainer muda berbakat. Ketiga, Balqis Zakiyyah
Qonita atlet Wushu tingkat nasional. Keempat, Zaid Muzayyan seorang hafizh berprestasi. Mereka berempat menjadi wakil dari wajah pemuda pemudi tangguh Indonesia, yang di pundak merekalah sejatinya tertopang
harapan kejayaan bangsa ini.
![]() |
| Apresiasi untuk Keluarga Inspiratif |
Dilanjutkan dengan apresiasi kepada Keluarga Inspiratif, diberikan kepada Ibu Evi Avia, penggerak pemberdayaan keluarga yang terkenal dengan abon cabe merk Avia. Berikutnya, Bunda Ika Kartika dengan busana merk Keke. Serta Bapak A.M. Saefuddin, sosok akademisi yang memiliki visi kuat perjuangan keislaman, salah satunya adalah mengembangkan budaya islamisasi sains dan kampus saat menjabat sebagai Rektor Universitas Ibnu Khaldun Bogor, 1983-1986.
![]() |
Peringatan ini tak sekedar seremoni, melainkan
menjadi sebuah pijakan berkesinambungan bahwa langkah-langkah memperbaiki bangsa yang berawal dari sebuah keluarga yang kokoh, tak bisa dilakukan sendiri.
Humas DPC










