GNP NEWS - BOJONGKULUR
Seksi Perempuan dan Ketahanan Keluarga (SPKK) DPC PKS Kec. Gunung
Putri, menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Komunikasi Masssa pada hari Ahad, 19
September 2017 bertempat di Aula Asrama Putri Yayasan Fathan Mubina, Bojong
Kulur Gunung Putri. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan
perwakilan UPKK dari 10 Desa di Kecamatan Gunung Putri. Dengan bertemakan
“Mewujudkan Kekuatan Komunikasi dan Interaksi kader dengan Masyarakat untuk
Pemenangan Pilkada Kab. Bogor” diharapkan kader Muslimah Kec. Gunung Putri
memiliki bekal kemampuan komunikasi yang baik dalam berinteraksi untuk
menjemput kemenangan di Pilkada Juni 2018.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua DPC PKS Kec. Gunung Putri, Ust. Ahmad
Fathoni, ST. Beliau menyampaikan, interaksi merupakan kunci kesuksesan
agenda-agenda PKS, terutama dalam perekrutan dan pilkada. Ibu-ibu, memiliki
kesempatan waktu yang lebih besar untuk
berinteraksi dengan masyarakat. Melalui Interaksi sehari-hari yang intens akan
memberikan hasil yang luar biasa. Beliau berharap, kegiatan ini dapat menguatan
Power of Emak-emak, Power of Moms,
yang kemudian akan berpengaruh kepada para suami, keluarga untuk berkontribusi
di masyarakat. “Mari terus bergerak dan
berkontribusi”
Materi pertama
“Kontribusi Muslimah dalam Pemenangan Pilkada”, merupakan arahan dari Bidang
Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kab. Bogor yang disampaikan
oleh Ketua RKI Kab. Bogor, Ustadzah Murni Widyastuti, SPd. Beliau menyampaikan para
muslimah harus segera berkontribusi. Agenda pilkada sudah sangat dekat. Waktu
yang tersisa hanya 9 bulan menjelang pilkada di Juni 2018. Kontribusi dapat berupa pikiran, waktu, tenaga dan dana.
Segala kontribusi pasti menuntut pengorbanan, tetapi bagi seorang muslimah,
yang menyadari hakikat dirinya sebagai seorang hamba Allah, tidak akan takut
berkorban karena itu merupakan amal sholih. Berkontribusi berarti Beramal Sholih. Beliau mengingatkan para
muslimah untuk selalu menyiapkan diri dengan Iman dan Amal Sholih.
Acara dilanjutkan
dengan materi kedua yang merupakan inti acara pelatihan yaitu Public Speaking
dan Role Play yang disampaikan oleh Ibu Hj. Ir. Dwi Shinta Wiaty. Pelatihan
diawali dengan akad yang disepakati seluruh peserta yaitu : Fokus,
Parsitipatif, Open Mind dan Action. Peserta terlihat antusias mengikuti
kegiatan ini. Melalui kisah Kompetisi Mencapai Kutub Selatan, ibu Shinta
mengajak peserta untuk menggali berbagai pelajaran tentang pentingnya tujuan
dan target yang jelas, strategi yang detail dan matang, konsisten dalam
bergerak/beramal. Beliau juga memotivasi para peserta untuk senantiasa belajar,
karena dengan memperbesar tangki kita maka kiprah kita (dalam dakwah) akan
semakin besar. Belajar, berlatih, beramal.
Belajar teknik
komunikasi sangat penting, karena komunikasi merupakan kunci dalam berinteraksi
dengan masyarakat. Dan sangat penting bagi kita, untuk selalu mengasah
kemampuan komunikasi kita. Berbagai role play dilakukan dalam pelatihan ini.
Acara diakhiri
dengan pembagian hadiah / kenang-kenangan berupa buku bagi dan foto bersama.
Semoga membawa manfaat besar untuk
kebaikan umat.
Humas DPC







